Banjarnegara

Banjarnegara merupakan nama kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Banjarnegara memiliki objek wisata yang memiliki keindahan yang mempesona. Salah satunya adalah Dieng Plateau.

Siapa dari kalian yang belum tau Dieng Plateau ? Saya rasa objek wisata ini cukup terkenal di kalangan remaja zaman sekarang.

Dieng Plateau merupakan dataran tinggi yang terletak di dua kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Banjarnegara.

Saat ini Dieng Plateau dijadikan tujuan utama wisata alam pegunungan karena begitu banyak potensi-potensi pariwisata yang disuguhkan dari Dieng Plateau. Salah satunya adalah gunung-gunung, candi-candi, kawah-kawah dan lain-lain yang saya sendiri tidak hafal dengan namanya.

Pada tahun baru 2018 silam, saya dan teman-teman kampus saya mengunjungi salah satu kampung dari teman saya yaitu Banjarnegara. Sepertinya ini sangat terlambat sekali untuk diceritakan namun pepatah mengatakan “Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali” 😀

Kesan pertama ketika tiba di Banjarnegara adalah dingin. Bagi orang yang tidak suka akan suhu dingin ini sangat mengkhawatirkan sekali karena udara di daerah tersebut sangatlah dingin. Belum lagi airnya sangat amat dingin.

Fyi, untuk mandi saja saya menyempatkan mandi hanya sekali dan pada siang hari. Itupun air masih terasa sangat dingin. Bagi kalian yang ingin berlibur ke Banjarnegara saya sarankan untuk menggunakan baju yang super tebal agar tidak masuk angin. hehehe

Tentu saja tujuan saya ke Banjarnegara ini adalah untuk mengunjungi objek wisata “Dieng”.

Yang pertama saya kunjungi adalah candi-candi Dieng yang entahlah apa saja nama dari candi-candi itu sulit rasanya untuk menghafal. Saya terpesona keindahan sekitar candi-candi Dieng tersebut.

Perjalanan saya lanjut menuju kawah-kawah Dieng. Kali ini saya tau nama kawah tersebut yaitu Kawah Sikidang., kawah terdekat dari sekitar candi-candi Dieng.

Lagi dan lagi saya sangat menikmati keindahan Kawah Sikidang tersebut. Kawah tersebut dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi dan bebatuan. Sungguh indah bukan ? Tentu saja iya.

Fyi, disana banyak sekali spot foto dengan atribut-atribut tertentu hanya saja dikenakan tarif 5 Ribu rupiah sekali foto. Boleh juga ide bisnisnya ya hanya bermodalkan atribut seperti tulisan-tulisan, hewan (burung hantu), mobil jeep dll. bisa menghasilkan uang juga hehehe

Tidak semua objek saya datangi karena hari itu turun hujan dan saya tidak berani melanjutkan perjalanan hingga ke atas lagi. Sebenarnya masih banyak sekali objek di sekitar Dieng itu. Namun saya dan teman-teman memutuskan untuk kuliner saja kala itu.

Berlibur ke Banjarnegara rasanya kurang lengkap jika tidak mencoba kuliner-kuliner khas Banjarnegara.

Next saya akan membahas kuliner-kuliner apa saja yang saya dapatkan selama saya di Banjarnegara. Ditunggu ya cerita selanjutnya.

To be continued…

2 Replies to “Banjarnegara”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *