Pernah Budidaya LELE

Lele merupakan sejenis ikan yang menjadi santapan enak jika digoreng dan dipadukan dengan sambal serta lalapan atau biasa kita sebut pecel lele.

Kalian tau tidak jika budidaya lele itu ternyata tidak mudah loh?!

Jika sudah paham dan mengerti cara budidaya lele mungkin tingkat kegagalan akan semakin menipis tetapi jika kalian baru saja mencoba budidaya lele jangan heran jika dari bibit lele saja sudah banyak yang mati.

Ini sih pengalaman saya saja yang uji coba budidaya lele karena adanya tugas wirausaha sewaktu saya kuliah. Makanya saya bilang tidak mudah karena lele saya banyak yang mati ketika masih bibit. hehehe

***

Beberapa tahun yang lalu saat saya masih kuliah entah semester berapa-nya saya mendapatkan tugas untuk membuat kelompok wirausaha.

Kami mendapati kelompok sebanyak 10 Orang. Kami sepakat membuat wirausaha budidaya lele.

Mulailah kami membagi tugas untuk budidaya lele tersebut. Ada team purchasing yang bertugas membeli segala perlengkapan serta peralatan untuk ternak lele tersebut, team accounting yang bertugas mengumpulkan dan membagi dana untuk dialokasikan ke berbagai keperluan serta ada team marketingnya yang bertugas memasarkan hasil ternak lele jika sudah masa panen.

Kami memulai usaha budidaya lele tersebut di lokasi Sukatani.

Mengapa Sukatani ?

Karena berdasarkan penelitian kami daerah Sukatani masih terdapat banyak lahan kosong dan sekitarannya pun masih banyak sawah sehingga udaranya pun cenderung sejuk.

Selain itu katanya lele akan menjadi stress jika cuacanya terlalu panas dan dapat menyebabkan kematian. Untuk itu kami tidak memilih lokasi di daerah Tambun dan sekitarnya yang sudah dipenuhi dengan pemukiman warga hehehehe…

Mulailah kami membeli peralatan dan bahan-bahan untuk ternak lele mulai dari terpal, pompa air, bambu, bibit lele, pakan lele, vitamin lele dll.

Pada saat awal kami membeli bibit lele sebanyak 500 bibit lele. Harga bibit lele pun tiap Centimeternya berbeda. Dilanjut lagi kami membeli 500 ekor lagi bibit lele namun entah kenapa bibit lele yang kedua saya kebanyakan pada stres.

Berikut adalah gambar bibit lele yang stress ditandakan dengan bibit yang menggantung seperti pada gambar dibawah ini :

Pada akhirnya bibit lele saya banyak yang mati akibat stres, saya kurang mengetahui apa saja penyebab bibit lele kami stres dan akhirnya mati.

Ada yang bilang jangan dikasih makan pelet terus karena banyak mengandung bahan kimia sehingga panas dan menyebabkan kematian.

Cerita sedikit karena kami mengambil saran untuk tidak memberikannya pelet, maka kami mencari peternakan ayam untuk membeli bangkai ayam untuk pakan lele saya.

Kami pun turut mencari keong sawah siang bolong untuk pakan lele tersebut.

waduhhhh kedengarannya mengerikan yaa….

Lele kog makanannya kotor ya ???

Sedikit cerita, saya pun pernah mendatangi budidaya lele di salah satu daerah dan sempat mewawancarai pemilik budidaya lele tersebut. Dan ternyata pemiliknya pun bilang kalau lele nya itu jarang sekali diberi makan pelet. Disatu sisi karena pelet mengandung bahan kimia yang membuat lele panas dan stres disisi lain karena kalau diberi makan pelet terus akan mengeluarkan banyak biaya pakan alias rugi.

Dan katanya pun lele yang diberi makan pelet dengan diberi makan bangkai ayam sekalipun rasanya lebih enak rasa lele yang makanannya kotor. hehehhee

Jangan dibayangkan ya guys….. Saya pun penggemar pecel lele kog wkwkwkw 😀

Beberapa bulan kemudian akhirnya kami panen lele dan menjualnya pada tetangga sekitar dengan harga pada saat itu Rp 20.000/kg jika saya tidak salah.

Luar biasa sekali pengalaman saya ternak lele meskipun saat ini budidaya lele saya dan teman2 tidak berjalan karena kesibukan kita masing-masing. 🙁

Saya menulis pengalaman budidaya lele ini karena beberapa waktu lalu, saya main ke tempat salah satu Boss saya di daerah Tambun juga yang ternyata tidak jauh dari rumah saya dan ternyata dirumah beliau ada kolam terpal untuk budidaya lele.

OMG seketika ingatan ku kala itu kembali dan ingin mengulangnya kembali.

Sepertinya saya harus banyak belajar lagi jika ingin memulai budidaya lele lagi biar ga banyak bibit lele yang mati akibat stres.

Jika kalian memiliki lahan kalian bisa saja membuat kolam dengan menggunakan terpal tidak perlu mengeruk tanah untuk membuat kolam karena di kolam terpal pun lele saya dapat tumbuh dan berkembang meskipun banyak juga yang mati.

Selamat mencoba^^

4 Replies to “Pernah Budidaya LELE”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *